FKMTH JATIM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 03 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menggelar Seminar Manajemen Masjid bertema "Mimbar ke Pemuda: Strategi Regenerasi Manajemen Masjid" di Aula Pascasarjana UNIDA Gontor Putri, Ngawi, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini menghadirkan Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. KH. Zainul Abas, S.Ag., M.Ag., sebagai pembicara utama.
Seminar ini diikuti sekitar 70 pengurus Forum Silaturahmi Masjid dan Langgar (FORSIMAL), takmir masjid, remaja masjid, guru TPA, serta Karang Taruna se-Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi.
Koordinator Desa KKN 03 UINSA, Satria Anugrah Dwi Septy Dharamawan, mengatakan seminar ini bertujuan mempererat hubungan dunia akademik dengan masyarakat, sekaligus mendorong lahirnya semangat baru dalam mengelola masjid secara profesional dengan melibatkan generasi muda.
Dalam paparannya, Prof. Zainul Abas menjelaskan bahwa fungsi masjid sejak zaman Nabi Muhammad SAW tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, dakwah, musyawarah, hingga pemberdayaan ekonomi umat.
"Pengembangan manajemen masjid dapat dilakukan melalui tiga aspek utama, yakni riayah atau pemeliharaan sarana prasarana, idarah yang menitikberatkan pada sistem organisasi dan transparansi, serta imarah yang berfokus pada memakmurkan masjid melalui kegiatan sosial-keagamaan," ujar Zainul.
Zainul juga memperkenalkan gagasan "Masjid Transformatif". Konsep ini mendorong masjid untuk tidak sekadar menjadi tempat berkumpul untuk salat, tetapi mampu melahirkan program konkret yang mendorong kemandirian ekonomi dan memberikan solusi atas persoalan jemaah sekitar.
Baca juga : Kajian tentang Hukum Melamar Perempuan yang Masih dalam Masa ‘Iddah
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, M. Iqbal Putra Tawakal, menambahkan bahwa seminar ini merupakan komitmen mahasiswa untuk memberikan dampak nyata bagi lokasi KKN. Selain seminar, acara ini juga dirangkai dengan peluncuran awal (pra-launching) Pedoman Belajar Mengaji untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur'an di Desa Sambirejo.
Melalui program ini, tata kelola masjid di Desa Sambirejo diharapkan menjadi lebih adaptif dan mampu menjawab tantangan zaman melalui keterlibatan aktif generasi muda.
Baca juga : Hierarki Pengampunan Ilahi dalam penafsiran al-Razi pada Akhir QS. al-Baqarah

Comments are closed