Tentang Kami


Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadits wilayah Jawa Timur atau yang biasa disingkat dengan sebutan FKMTHI-JATIM adalah sebuah forum yang mewadahi mahasiswa Program Studi Tafsir Hadits se-Jawa Timur. Sebuah wadah untuk bersilaturahmi, bertukar pikiran, berdiskusi tentang isu-isu kekinian yang erat kaitannya dengan Program Studi Tafsir Hadits. Forum ini dibentuk berasaskan semangat kekeluargaan yang dimiliki oleh peserta Musyawarah Nasional FKMTHI pertama di UIN Sunan Kalijaga Daerah Istimewa Jogjakarta tepatnya pada tanggal 25 – 27 September 2012. Rasa solidaritas dan kekeluargaan yang tinggi itulah yang menjadi pilar utama berdirinya organisasi ini. Hal ini bisa dilihat pada saat pemilihan SEKJEN pertama yang ahirnya memunculkan Moh. Tharib sebagai SEKJEN terpilih. Terpilihnya Tharib sebagai SEKJEN tidak terlepas dari andil peserta delegasi Tafsir Hadits JATIM. Pada saat forum pemilihan SEKJEN, seluruh perwakilan anggota FKMTHI Jawa Timur yang datang bersepakat untuk mengusung Moh. Tharib menjadi SEKJEN, Selain dari kalangan Jawa Timur, STAIN Pekalongan dan STAIN Kudus yang pada saat itu diwakili oleh Moh. Chasanse –yang kemudian menjabat sebagai SEKJEN kedua– turut bergabung pada koalisi Jawa Timur untuk mensukseskan saudara Tharib sebagai SEKJEN.


Berawal dari diskusi ringan pasca forum pemilihan SEKJEN antara Moh. Zayyadi peserta delegasi dari IAIN Sunan Ampel Surabaya dengan Ahmad Aminuddin Institut KeIslaman Abdullah Faqih Gresik dan semangat kekeluargaan dan kebersamaan yang telah terjalin muncullah inisiatif untuk membuat forum yang mewadahi mahasiswa Tafsir Hadits khusus wilayah Jawa Timur yang tetap berada dibawah naungan FKMTHI pusat. Kemudian gagasan tersebut disampaikan kepada peserta lain yang berasal dari Jawa Timur yakni Aziz STAIN Kediri, Maghviroh STAIN Ponorogo dan Abdurrohman STAIN Jember. Dari kelima kampus itulah cikal bakal FKMTHI JATIM terbentuk.

Tepatnya pada tanggal 26 November 2012 di kota Pahlawan Surabaya kampus UIN Sunan Ampel (pada saat itu IAIN) terbentuklah FKMTHI wilayah JATIM secara resmi dengan KORWIL pertama Moh. Fauzan Amin yang pada saat itu menjabat sebagai ketua HMJ TH IAIN Sunan Ampel. meskipun beliau tidak turut serta pada Musyawarah Nasional pertama di Jogja, tetapi beliau mempunyai andil yang cukup besar dan signifikan atas terbentuknya FKMTHI wilayah JATIM. Deklarasi pembentukan FKMTHI wilayah JATIM pada saat itu dihadiri oleh beberapa delegasi dari HMJ/HIMA Program Studi TH kampus se-Jawa Timur.

Setelah FKMTHI JATIM secara resmi terbentuk, organisasi ini menjadi inspirasi bagi anggota FKMTHI diwilayah lain yang kemudian turut serta membentuk dan mendeklarasikan organisasi yang sama diwilayah masing-masing. Kampus-kampus yang menorehkan nama sebagai saksi sejarah berdirinya FKMTHI JATIM ialah sebagai berikut: 1. IAIN Surabaya; 2. Institut KeIslaman Abdullah Faqih (INKAFA) Gresik; 3. STAIN Kediri; 4. STAIN Ponorogo; 5. STAIN Jember;

Scroll to Top